MatematikaBILANGAN Suku ke-10 barisan bilangan 2, 6, 18,54, adalah A. 2 (3)^9 C. 3 (2)^9 B. 2 (3)^10 D. 3 (2)^10 Barisan Geometri POLA BILANGAN DAN BARISAN BILANGAN BILANGAN Matematika Cek video lainnya Teks video Sukses nggak pernah instan. Latihan topik lain, yuk! Matematika Fisika Kimia 12 SMA Peluang Wajib Kekongruen dan Kesebangunan Diketahuisuatu barisan bilangan dengan rumus tertentu suku ke n adalah 65 jika suku pertamanya adalah 2 dan beda adalah 7, suku ke 20 barisan tersebut adalah. A. 100 B. 215 DIAHSEPRIANI@DIAHSEPRIANI. October 2018 2 58 Report. Tiga suku berikutnya dari barisan : -2, 6, -18, 54. Fernie Rasio = -3 Maka 3 suku betrikutnya -162, 486, -1458. 1 votes Thanks 7. Vay Nhanh Fast Money. MatematikaBILANGAN Kelas 8 SMPPOLA BILANGAN DAN BARISAN BILANGANBarisan Aritmetika BertingkatDiketahui barisan bilangan 2, 6, 12, 20,30, ... Suku ke-10 barisan bilangan tersebut adalah ... A. 110 C. 156 B. 132 D. 182Barisan Aritmetika BertingkatPOLA BILANGAN DAN BARISAN BILANGANBILANGANMatematikaRekomendasi video solusi lainnya0326Perhatikan barisan bilangan 2,5,10,17, Rumus suku ke-n d...0356Rumus suhu ke-n dari barisan 2,5, 10, 17, adalah A .n + 3...0304Suatu barisan 2,5,10,17, ... memenuhi pola Un =a n^2...0259Jika rumus suku ke-n dari suatu abrisan adalah Un =5-2 n...Teks videoDiketahui sebuah barisan bilangan yaitu 2 6, 12 20 30, kemudian kita cari suku ke-10 barisan tersebut maka bisa kita Tuliskan bahwa ini adalah satu ini kedua ini ketiga ini keempat dan kelima maka kita perlu mencari yang keenam ketujuh kedelapan kesembilan dan yang dicari adalah yang ke-10 maka disini bisa kita lihat dengan intervalnya misalkan dari 2 ke 6 itu ditambah dengan 4 dari 6 ditambah ke-12 itu ditambah 6 dari 12 menuju 20 ditambah dengan 8 maka dari 20 menuju 30 ditambah dengan 10 maka bisa kita lihat interval dari pertambahan jarak yang isinya adalah semuanya ditambahkan 254 + 2 menjadi 66 + 2 menjadi 88 + 2 menjadi 10 makakita tambahkan di sini jadi tambah 12 di mana di sini ditambah 2 Y 12 kemudian ditambah 2 kembali menjadi 14 maka disini kita tambahkan 14 kemudian di sini kita tambahkan 16 di mana di sini ditambah 2 kemudian ini meneliti + 2 maka dari 8 ke 9 ditambah 18 dan kemudian dari 9 ke 10 maka XY + 20 di mana interval 2 = 2 maka bisa kita isi untuk yang ke-6 maka ditambahkan dengan ditambahkan dengan 12 maka 42 kemudian 42 ditambahkan dengan 14 akan menjadi 56 kemudian 56 + 16 akan menjadi 72 kemudian 72 + 18 akan menjadi 90 dan 90 + 20 akan menjadi 110 maka untuk 10 nya Maka hasilnya adalah 110 makaSuku ke-10 barisan tersebut adalah yang memenuhi adalah yang 110 itu yang a. Terima kasih sampai jumpa di Pertanyaan selanjutnya PembahasanDiketahui barisan bilangan . Pola dari barisan tersebut sebagai berikut. Berdasarkan pola di atas, beda setiap suku sama yaitu , maka barisan tersebut merupakan barisan aritmetika dengan dan . Dengan menggunakan rumus suku ke barisan aritmetika, rumus suku ke barisan tersebut sebagai berikut. Suku ke pada barisan adalah . Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah barisan bilangan . Pola dari barisan tersebut sebagai berikut. Berdasarkan pola di atas, beda setiap suku sama yaitu , maka barisan tersebut merupakan barisan aritmetika dengan dan . Dengan menggunakan rumus suku ke barisan aritmetika, rumus suku ke barisan tersebut sebagai berikut. Suku ke pada barisan adalah . Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah C. Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog Artikel & Materi . Senang sekali rasanya kali ini dapat kami bagikan materi pelajaran matematika Barisan Bilangan dan Deret Bilangan Pengertian, Rumus dan contoh soal beserta pembahasannya. Silakan disimak selengkapnya.. Pengertian Barisan Bilangan Barisan bilangan adalah urutan suatu bilangan yang mempunyai aturan tertentu. Contoh Barisan bilangan 1 2, 6 , 10, 14,… Aturan pembentukannya adalah “ ditambah 4” Dua suku berikunya adalah 18 dan 22. 2 1, 2, 5, 10,… Aturan pembentukannya adalah “ ditambah bilangan ganjil berurutan “ Dua suku berikutnya adalah 17 dan 26 3 2, 6, 18, 54, …. Aturan pembentukannya adalah “dikalikan 3” Dua suku berikutnya adalah 162 dan 486 4 96, 48, 24, 12, … Aturan pembebtukannya adalah “ dibagi 2” Dua suku berikutnya adalah 6 dan 3 5 1, 1, 2, 3, 5, … Aturan pembentukannya adalah “ suku berikutnya diperoleh dengan menjumlahkan dua suku di depannya “. Dua suku berikutnya adalah 3+5=8 dan 5+8 = 13. Barisan bilangan 1,1,2,3,5,8,,…… disebut barisan Fibonacci Macam-macam barisan bilangan 1. Barisan dan Deret Aritmetika a. Barisan Aritmetika Barisan Aritmetika adalah suatu barisan bilangan dengan pola tertentu berupa penjumlahan yang mempunyai beda selisih yang sama/tetap. Suku-sukunya dinyatakan dengan rumus U1, U2, U3, ….Un a, a+ b, a+2b, a + 3b, …., a + n-1 b Selisih beda dinyatakan dengan b b = U2 – U1 = U3 – U2 = Un – Un – 1 Suku ke n barisan aritmetika Un dinyatakan dengan rumus Un = a + n-1 b Keterangan Un = suku ke n dengan n = 1,2,3, … a = suku pertama →U1 = a b = selisih/beda Contoh soal 1. Tentukan suku ke 15 barisan 2, 6, 10,14,… Jawab n = 15 b = 6-2 = 10 – 6 = 4 U1 = a = 2 Un = a + n-1 b U15 = 2 + 15-14 = 2 + = 2 + 56 = 58 b. Deret Aritmetika Deret Aritmetika adalah jumlah suku-suku pada barisan aritmetika. a + a + b + a+2b + a+3b + …+ a+n-1b Jumlah suku sampai suku ke n pada barisan aritmetika dirumuskan dengan Sn = 2a + n-1 b atau Sn = a + Un Contoh soal Deret Aritmetika Suatu deret aritmetika 5, 15, 25, 35, … Berapa jumlah 10 suku pertama dari deret aritmetika tersebut? Jawab n = 10 U1 = a = 5 b = 15 – 5 = 25 – 15 = 10 Sn = 2a + n-1 b S10 = 2. 5 + 10 -1 10 = 5 10 + = 5 . 100 = 500 2. Barisan dan Deret Geometri a. Barisan Geometri Barisan Geometri adalah suatu barisan bilangan dengan pola tertentu berupa perkalian yang mempunyai rasio yang sama/tetap. Suku-sukunya dinyatakan dengan U1, U2, U3, ….Un a, ar, ar2, ar3, …., arn – 1 Rasio dinyatakan dengan r r = Un/Un-1 Suku ke n barisan Geometri Un dinyatakan dengan rumus Un = a . r n – 1 Keterangan Un = suku ke n dengan n = 1,2,3, … a = suku pertama→U1 = a r = rasio Contoh soal Barisan Geometri Suku ke 10 dari barisan 2, 4, 8, 16, 32, … adalah…. Jawab n = 10 a = 2 r = 2 Un = a . r n – 1 U10 = 2 . 210 – 1 = 2 . 29 = 210 = b. Deret Geometri Deret Geometri adalah jumlah suku-suku pada barisan geometri. Jika U1, U2, U3, ... Un merupakan barisan geometri maka U1 + U2 + U3 + ... + Un adalah deret geometri dengan Un = arn–1. Rumus umum untuk menentukan jumlah n suku pertama dari deret geometri dapat diturunkan sebagai berikut. Misalkan Sn notasi dari jumlah n suku pertama. Sn = U1 + U2 + ... + Un Sn = a + ar + ... + arn–2 + arn–1 .............................................. 1 Jika kedua ruas dikalikan r, diperoleh rSn = ar + ar2 + ar3 + ... + arn–1 + arn ................................... 2 Dari selisih persamaan 1 dan 2, diperoleh rSn = ar + ar2 + ar3 + ... + arn–1 + arn Sn = a + ar + ar2 + ar3 + ... + arn–1 - rSn - Sn = –a + arn ↔ r – 1Sn = arn–1 ↔ Sn = Jadi, rumus umum jumlah n suku pertama dari deret geometri adalah sebagai berikut. Sn = , untuk r > 1 Sn = , untuk r 1. Jumlah deret sampai 8 suku pertama, berarti n = 8. Sn = ↔ S8 = = 2256 – 1 = 510 Jadi, jumlah 8 suku pertama dari deret tersebut adalah 510. b. 12 + 6 + 3 + 1,5 + ... Dari deret itu, diperoleh a = 12 dan r = r 1, kita gunakan rumus Sn = ↔ 363 = ↔ 726 = 3n+1 – 3 ↔ 3n+1 = 729 ↔ 3n+1 = 36 Dengan demikian, diperoleh n + 1 = 6 atau n = 5. Jadi, banyak suku dari deret tersebut adalah 5. Contoh Soal Geometri Carilah n terkecil sehingga Sn > pada deret geometri 1 + 4 + 16 + 64 + ... Kunci Jawaban Dari deret tersebut, diketahui a = 1 dan r = 4 r > 1 sehingga jumlah n suku pertamanya dapat ditentukan sebagai berikut. Sn = Nilai n yang mengakibatkan Sn > adalah > ↔ 4n > Jika kedua ruas dilogaritmakan, diperoleh log 4n > log ↔ n log 4 > log ↔ n > ↔ n > 5,78 Gunakan kalkulator untuk menentukan nilai logaritma Jadi, nilai n terkecil agar Sn > adalah 6. Baca pula Demikian materi pelajaran matematika Barisan Bilangan dan Deret Bilangan Pengertian, Rumus dan contoh soal beserta pembahasannya. Semoga bermanfaat...

suku ke 10 barisan bilangan 2 6 18 54 adalah